Kamal Jaelani

Goresan Pena

Selasa, 25 Desember 2012

Keep & Touch

Kamal Jaelani Lalaki ti Galanggang: Word of Mouth Marketing

Dalam kancah persaingan yang selalu ketat. fenomena kemajuan IT yang sedemikian spektakuler dan branding product yang juga sangat kompetitif tentu akan menggilas siapa saja yang lengah dan malas.
Terdapat suatu pendekatan yang relatif bisa menghantarkan kita pada pencapaian yang optimal dan dapat mempertahankan pasar yakni dengan menjaga kontinuitas hubungan kepada pelanggan serta memberikan sentuhan-sentuhan yang dapat mendorong pasar tetap loyal dan tidak meninggalkan kita.

Mengapa " keep & touch " masih relevan pada saat ini ?

Perkembangan yang begitu cepat disadari atau tidak telah menimbulkan arogansi sehingga kultus "rasa" yang selalu ada pada seseorang menjadi termajinalkan oleh perkembangan sosial. Sehingga konsep tersebut di atas akan sangat ampuh dilakukan karena akan jatuh pada eksistensi manusia paling dasar yakni " merasa berharga " dan itu sangat diprioritaskan pada pendekatan "keep & touch".

Usia emas ini adalah fenomena lain dari pelaku pelanggan yang telah mapan dan kredibel yang sangat terbuka dengan pendekatan tersebut di atas.

Keunggulan " Keep & Touch Approach "
  •  Memberikan rasa berharga, pengakuan yang tulus atas eksistensi costumer dapat membentuk loyal costumer
  • Negosiable sehingga produk yang ditawarkan mempunyai nilai kompetitif tinggi dan cenderung irasional
  • Selalu mengarahkan costumer secara sukarela mengikuti solusi yang ditawarkan
Hal yang perlu selalu diperhatikan :
  • Goal dari usaha yang kita lakukan
  • Take & give yang tetap rasional dan menguntungkan
  • Tranparansi pada anggota team

Kamis, 11 Oktober 2012

Kamal Jaelani Lalaki ti Galanggang: Word of Mouth Marketing

Kamal Jaelani Lalaki ti Galanggang: Word of Mouth Marketing

1 Klik Meningkatkan Rating Website

Dalam perkembangan saat ini dunia internet begitu mewabah dan tidak dapat dipisahkan, merambah seluruh lapisan status masyarakat dan seluruh lapisan usia sehingga perebutan pengaruh, rekaman di bagian otak bawah sadar dan men-drive prilaku manusia saat ini.

Demikian juga dalam menentukan pilihan atas suatu produk akan sangat dipengaruhi oleh tayangan saat seseorang browsing sehingga rating sebuah website sangat menentukan apakah sering dilihat atau tidak dan semakin sering dilihat maka sifat mempengaruhinya semakin besar.

Penggunaan jejaring sosial yang luas dapat memicu dan merangsang orang untuk entri "One click one level" menjadi sangat penting dalam mendongkrak rating.

Pergeseran penguasaan travel agent sangat terlihat jelas dimana travel agent manual telah tergeser dengan sistem booking engine selain praktis bagi konsumen juga sangat murah bagi pengusaha yang bergerak di dunia travel dan jangkauan sangat luas.

Paypal adalah salah satu layanan yang cukup capable saat ini menjanjikan kepastian suatu transaksi bervaliditas baik.

http://www.patra-jasa.com/units/show/36/patra-jasa-cirebon

Rating yang baik akan membawa efek domino yang besar dan sangat mempengaruhi seseorang memilih produk.

Note : Perkembangan ini akan ditinjau dengan melihat rating web tersebut di atas pada waktu yang akan datang, Cirebon 12 Oktober 2012

Senin, 01 Oktober 2012

Mengatasi Rasa Bosan Kerja

Tips Mengatasi Rasa Bosan Kerja PDF Cetak E-mail
Siapa pun pasti pernah mengalami rasa bosan dan jenuh dengan pekerjaan. Entah mereka sudah bertahun-tahun bekerja atau baru saja masuk ke dalam dunia kerja. Ada banyak hal yang menyebabkan seseorang bosan dengan pekerjaannya. Bisa karena monoton, lingkungan kerja yang tidak kondusif, rekan kerja yang menyebalkan, atau ada masalah pribadi. Lalu terpikirlah, betapa menyenangkan kalau bekerja di tempat lain.

Tapi, berpindah pekerjaan bukanlah hal yang gampang. Selain itu belum tentu di tempat yang baru kita akan bebas dari persoalan yang menyebabkan kebosanan dan kejenuhan. Bisa jadi keluar dari mulut buaya, masuk ke mulut harimau. Nah, meski bosan sedang melanda, Anda harus bersyukur bisa memperoleh pekerjaan. Apalagi saat ini tidak mudah mencari pekerjaan.


Jadi, lawanlah kebosanan itu dengan kiat-kiat berikut:

1. Bersikap antusias
Bersikap antusias bisa dilakukan dengan cara kita bekerja "seolah-olah menikmatinya", sehingga pada waktunya kita benar-benar menikmati pekerjaan tersebut. Hanya saja, kadang kita tidak bisa menikmati karena pekerjaan itu memerlukan waktu lama dan jam kerjanya ketat. Ada cara sederhana untuk mengatasinya, semisal dengan tersenyum atau berdiri tegap ketika merasa lelah.

Juga perlu diingat bahwa kita bukanlah robot. Hanya saja, ketika bekerja pusatkan perhatian sepenuhnya pada pekerjaan yang sedang kita lakukan. Istirahat dan liburan memang perlu, tapi jangan dipikir ketika sedang bekerja.

2. Lakukan yang terbaik
Meski pekerjaan tidak menarik, kita harus melakukan yang terbaik. Mengapa? Karena jika kita bekerja asal-asalan maka pekerjaan akan bertumpuk. Kalau sudah begitu, kita semakin terbebani dan ada kemungkinan melakukan kesalahan. Salah berarti kita harus bekerja dua kali atau lebih, sehingga kita menjadi jengkel yang bisa-bisa bermuara ke stres.

Jadi, dengan menyelesaikan suatu pekerjaan tepat waktu dan memberi prioritas kepada pekerjaan yang terpenting, maka kita bisa memiliki waktu lebih. Menurut buku The Joy of Working, pekerjaan yang diselesaikan dengan baik akan menghasilkan kepuasan batin. Untuk memperbaiki mutu pekerjaan, kita bisa menetapkan standar dan tujuan baru agar bisa mengungguli diri kita sendiri.

3. Memperindah pekerjaan kita
Biasanya pekerjaan yang kita terima dari atasan disertai dengan rangka berisi aturan dan pedoman. Jika kita melakukan pekerjaan tersebut sesuai juklak, maka tidak ada sentuhan pribadi kita pada pekerjaan tersebut. Adanya sentuhan pribadi akan membuat pekerjaan jauh lebih menarik. Karena bersifat pribadi, maka tidak ada aturan baku untuk hal itu.
Setiap orang memiliki cara tersendiri dalam memperindah sesuatu. Misalnya, agar bisa menikmati pekerjaannya, seorang pelayan senang menghapal pesanan pelanggan tetap, sementara yang seorang mungkin bersikap lebih baik dan sopan.

4. Teruslah belajar
Menurut buku Tension Turnaround, otak meningkatkan kapasitasnya untuk memproses informasi seraya kita bertumbuh. Untuk itu kita harus memuaskan keinginan otak kita akan informasi baru dengan mempelajari hal-hal baru. Dengan belajar tentang pekerjaan, kita akan sangat terbantu dalam membuat pekerjaan menjadi lebih menarik dan memuaskan. Hal itu karena belajar bisa meningkatkan rasa percaya diri dan kesanggupan kita serta mempengaruhi sikap secara umum terhadap kehidupan.

Banyak hal yang bisa kita pelajari, terutama yang tidak secara langsung berhubungan dengan pekerjaan. Misalnya hubungan antarmanusia, tentang peralatan pekerjaan kita, cara menulis memo kantor yang lebih baik, memimpin rapat yang lebih efektif, atau cara yang lebih baik dalam berurusan dengan atasan.

Untuk mempelajari hal itu mungkin perusahaan tempat kita bekerja memiliki anggaran khusus untuk pelatihan semacam itu. Jika tidak, mengapa tidak memanfaatkan perpustakaan yang ada di kantor? Bisa jadi ada buku-buku yang kita butuhkan.

Belajar juga bisa melalui pengalaman orang lain. Kita bisa mengamati rekan sekerja mengenai kekuatan dan kelemahan yang bisa kita jadikan bahan pelajaran. Bahkan dengan belajar dari kesalahan atau keberhasilan kita sendiri, kemudian menganalisisnya sehingga bisa melakukan hal-hal yang tepat di kemudian hari. Dengan melakukan hal ini, kita bisa memperoleh pelajaran yang tidak mungkin bisa kita dapatkan di sekolah ataupun dengan membaca.

Itulah beberapa hal yang bisa dilakukan dalam memerangi rasa bosan terhadap pekerjaan. Singkirkan pikiran negatif yang bisa membuat liburan kita terbebani oleh pekerjaan. Jangan memikirkan kegagalan di masa lalu sembari mencemaskan pendapat orang tentang diri kita. Berikan perhatian penuh pada pekerjaan, menjadi asyik dengannya, dan melakukan upaya yang terbaik sehingga kita bisa merasakan suatu kegembiraan karena telah menyelesaikan pekerjaan kita.***

Rabu, 29 Agustus 2012

Word of Mouth Marketing

Pada perusahaan yang berbasis intangible hybrid product seperti hotel & restoran unsur pemasaran harus lebih spesifik dibanding unsur produk, price, place, power, public relation, physical evidence, process & people.

Pengalaman yang baik dirasakan oleh costumer harus digali dan dikembangkan menjadi suatu image publik, direncanakan serta dirancang untuk dipublikasikan, pemanfaatan suara costumer menjadi alat pemasaran yang efektif dan efisien.

Suara costumer akan sangat ampuh dan dipercaya oleh publik dan secara logis akan dapat mempengaruhi bahkan mengarahkan prospek maupun suspek untuk memnggunakan produk yang disoundingkan. efisien karena penggunaan lebih cepat sebaran luas dan biaya yang efektif.

Word of Mouth Marketing saat ini sudah menjadi seni dan ilmu dalam membangun komunikasi konsumen-konsumen dan konsumen pemasar yang aktif dan menguntungkan.
Menurut Sernovitz word of mouth terdiri dari dua jenis yakni;
  1. Organic Word of Mouth adalah pembicaraan yang terjadi secara alami sebagai akibat kualitas positif atas produk dan layanan Perusahaan, komunikasi ini bersifat informal dan alamiah.
  2. Amplifed Word of Mouth adalah pembicaraan yang dimulai perencanaan untuk membuat orang / costumer berbicara atas suatu produk yang pernah digunakan dan dijadikan materi pemasaran.
Ada empat hal yang perlu mendapat perhatian saat akan melakukan word of mouth marketing yakni:
  • Menarik
  • Membuat pelanggan senang
  • Mendapat kepercayaan dan kehormatan
  • Memberikan solusi bagi pelanggan dan calon pelanggan
Mengefektifkan Word of Mouth Marketing
  • Meminta testimonial pada pelanggan yang berpengaruh
  • Mendapatkan izin tertulis untuk menggunakan testimoni tersebut dalam materi pemasaran
  • Mendisplay testimoni di Website, tunjukan semua rekomendasi, tempatkan testimoni pada tempat dimana semua orang dapat melihatnya
  • Menghubungkan pada testimoni-testimoni yang sudah ada di website
Strategi Menstimulasi Word of Mouth
  1. Ask Them, tanyakan kepada pelanggan mengenai hubungan perusahaan dengan pelanggan (misalnya: apa yang pelanggan beli, apa motivasi membeli suatu produk)
  2. Teach Them, upaya untuk mendorong pelanggan mengutarakan pendapat tentang keunggulan produk yang ditawarkan.
  3. Include Them, libatkan pelanggan dengan produk dan layanan sehingga tercipta sense of belonging dari pelanggan terhadap produk yang ditawarkan.
  4. Star Them, high light "pengalaman unik" yang dialami pelanggan / testimoni dan hal ini dapat mempengaruhi calon pelanggan segera membeli produk yang ditawarkan.
  5. Surprise Them, berikan kejutan antara lain berupa layanan yang pelanggan tidak pikirkan akan terjadi dan kejutan ini tidak akan pernah dilupakan sehingga hal tersebut mendorong pelanggan berbicara mengenai hal yang dialaminya.
  6. Reward Them, berikan keuntungan tambahan bagi pelanggan loyal atas pemakaian produk yang dipasarkan.
Wahana yang makin mempesona

Penggunaan toknologi informasi internet telah merubah perilaku pasar dalam mencari dan memilih produk, hal ini juga berlaku dalam pemilihan hotel, pemakaian booking engine telah mendorong perusahaan perhotelan membentuk segmentasi market tersendiri atas perilaku pasar tersebut, rating hotel sangat dipengaruhi oleh testimoni yang diberikan konsumen atas pemakaian produk tertentu.

Keadaan ini sangat membuktikan bahwa Word of Mouth Marketing sangat diperlukan untuk menambah efektifitas pemasaran secara keseluruhan.

Cirebon 29 Agustus 2012

( kamaljaelani@yahoo.com ; kjaelani@gmail.com )

Rabu, 09 Mei 2012

NURAZIZAH RAMADHANIATI

Lahir di Anyer pada hari Jumat, 7 November 2003
Tepatnya di tempat praktek Ibu bidan Yuli belakang TK/TPA Raudhatul Ulum yang kelak menjadi tempat ia menuntut ilmu agama, Nurazizah adalah refleksi cahaya sang penguasa atau raja sedangkan Ramadhaniati adalah wanita yang terlahir di bulan Suci Rhamadan
Nurazizah kecil adalah seorang anak yang terbuka mengungkap ide apapun itu apa adanya, tidak suka perselisihan dan selalu mendamaikan apabila ada teman yang berselisih atau bertengkar dan mempunyai sifat kuat untuk selalu mengatur orang lain dan apabila teman sepermainan tidak mau diatur maka ia menarik diri dari permainan, menapaki pendidikan di TPA Raudhatul Ulum dari usia 4 tahun juga belajar di TK Anyer samping Kantor Kecamatan Anyer dan melanjutkan pada SD Negeri IV Anyar mulai tahun 2009 dan saat kelas 2 mindah mengikuti orang tua ke Bandung tepatnya di Kabupaten Bandung Barat sempat tercatat di SD Negeri Ciampel dan berikutnya di MI Assalafiyah Batujajar





Selasa, 17 April 2012

Dunia Baru

Semua insan mengalami "dunia baru" dalam hidupnya walau tidak merasakan atau bahkan tidak mengingatnya yakni hari kelahiran dan pada tanggal 17 April 2012 banyak insan yang hadir pada dunia baru dan salah satunya adalah seorang putri yang lahir dari rahim seorang Ibu yang bernama Tuti Ardiyati lahir di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung melalui operasi dan diperjuangkan oleh seorang ayah Ardhi Taufik Turmudzi bagian anak bangsa yang belum bekerja dan tidak berpenghasilan meniti jalan dengan keturunan, dengan hati yang galau resah tiada tara tetap berjuang untuk bertanggung jawab atas diri dan keluarga, saat sang isteri terbaring lemah memerlukan tranfusi darah.

Kegalauan di negeri tercinta yang belum juga dapat mencipta lapangan kerja, dalam terseret ke-fakiran berhadapan dengan kebutuhan entah apa yang ada dalam fikiran, deposit guarantee untuk sepuluh malam rawat inap itu bukan jumlah yang kecil untuk seorang Ardhi, sedikit keikhlasan dalam jerit penderitaan itu menjadi cambuk deraan yang bisa membangkitkan kesadaran atau mematikan perasaan hidup bagaimana nanti karna kewajiban tlah datang di depan mata.

Saat pengharapan yang tak kunjung datang padahal kesempatan sudah ditinggalkan dari janji-janji orang yang entah baik atau buruk membawa pada penderitaan dan menerbitkan pertanyaan apakah ini akan terwujud atau harus ganti haluan hanya Ardhi yang akan menjalankan.

Senyatanya hidup harus dilalui dengan senang ataupun derita, berkecukupan atau kekurangan tantangan akan tanggung-jawab pada seorang isteri dan putri sang buah hati.

Berbeda dengan lainnya saat kelahiran sang buah hati telah terbersit nama yang dicanangkan. Jauh dan sangat beda jangankan sebuah nama untuk pemenuhan labu-labu darah buat tranfusi sang isteri tercinta saja sudah membuat hati galau dan bingung.

Saat malam termenung dalam kesunyian menunggu si buah hati akankah esok ku jelang dengan keindahan atau hanya galau yang di tapak dari hidup di hari esok, hidup dan kehidupan begitu egois dan cenderung kejam bagi orang yang tak beruntung.

Berjuanglah & percaya bahwa kalian bisa bertahan, berjuanglah & percaya bahwa kalian bisa menang.

Senin, 30 Januari 2012

TOTALITAS

Dalam terminologi kehidupan konsep totalitas telah banyak diketahui dan didengungkan dimana-mana dari saat manusia itu lahir sehingga saking seringnya diungkap makna totalitas itu menjadi hanya istilah biasa dalam bahasa umum sering didengar kesungguhan-hati, kebulatan tekad, komitmen, cita-cita dan banyak istilah lain yang cenderung menjadi sarana propaganda.

Dengan keberagaman istilah dan telah dianggap biasa totalitas menjadi kehilangan maknanya ruh kekuatan yang demikian besar menjadi tidak kentara dan dalam perkembangan saat ini para motivator mengemas istilah totalitas dengan term kekinian yakni dengan output dari konsep totalitas atau dari konsep resources konsep tersebut di atas sehingga lebih fresh dan dapat diakui sebagai hal yang baru.